AbadiPoker - Jurgen Klopp dikabarkan siap memotong masa rehatnya dari sepakbola demi menangani klub di Premier League.
Di akhir musim kemarin, Klopp mundur dari Borussia Dortmund. Ia mengundurkan diri karena performa Dortmund menurun drastis di pentas Bundesliga. Pelatih berusia 48 tahun itu kemudian menyatakan bakal beristirahat dulu dari dunia sepakbola selama satu tahun.
Sebelum angkat kaki dari Dortmund, Klopp sendiri kerap dikait-kaitkan dengan Liverpool. Ia menjadi pelatih favorit pilihan para fans untuk menggantikan Brendan Rodgers di Anfield. Ia terus dikaitkan dengan The Reds hingga saat ini.
Kini, muncul kabar terbaru terkait Klopp. Menurut Sky, ia disebut siap kembali terjun ke dunia kepelatihan dan juga siap berkarir di pentas Premier League.
"Jurgen Klopp tertarik bekerja di Premier League dan mau memotong masa rehatnya demi klub yang tepat."
Akan tetapi, mereka juga mengabarkan bahwa Liverpool ternyata sama sekali belum menjalin kontak dengan pelatih nyentrik tersebut.
"Klopp belum menerima satupun kontak dari LFC."
Salah satu legenda Arsenal, Charlie Nicholas, mengatakan bahwa Brendan Rodgers juga pantas disalahkan atas sejumlah pembelian pemain yang gagal di Liverpool dalam kurun waktu 24 bulan terakhir.
Sejak musim lalu, sudah banyak pemain yang didatangkan oleh Rodgers ke Anfield. Di antaranya adalah Mario Balotelli, Lazar Markovic, Rickie Lambert hingga Christian Benteke, James Milner dan James Milner. Para pemain itu sendiri dibeli untuk menggantikan sejumlah pemain pilar yang pergi ke klub lain. Sebut saja Luis Suarez, Steven Gerrard, hingga Raheem Sterling. Namun tak semua transfer itu menuai kesuksesan. Contohnya Balotelli, Lambert, hingga Markovic. Baca juga Akui MU Hadapi Masalah di Lini Pertahanan
Alhasil performa Liverpool pun ikut terpengaruh, khususnya di musim ini. Contohnya ketika mereka bermain lawan Carlisle United di ajang Capital One Cup, Kamis (24/09). Mereka memang menang, namun kemenangan itu harus dipetik melalui adu penalti.
Charlie pun mengatakan bahwa Rodgers juga patus disalahkan atas kegagalan transfer-transfer tersebut.
"Ia juga bertanggung jawab karena ia seharusnya menggantikan pemain-pemain itu ketika ia tahu bahwa mereka bakal pergi. Anda bisa menggantikan mereka dengan pemain yang berbeda, namun Anda harus bisa mengidentifikasi apa gaya main Anda," ujarnya pada Sky Sports.
"Suarez adalah tipe pemain yang tak bisa berhenti bergerak. Ketika ia tak menguasai bola ia bakal mengejar dan memburu bola itu. Anda tak bisa membeli pengganti yang sempurna baginya namun Anda harus membeli pemain yang mirip dengannya atau Anda harus menularkan gaya main Anda, mengubahnya dengan sentuhan kecil saja," beber Charlie.
Pasukan Claudio Ranieri, Leicester City, akan menyambut kedatangan Arsenal akhir pekan ini di King Power Stadium. Bagi tuan rumah, menghadapi pasukan Arsene Wenger merupakan tantangan sulit.
Menyambut pekan ketujuh Premier League, The Foxes lebih baik di klasemen dengan jarak dua poin dari Arsenal. Tapi lawan yang akan dihadapi akhir pekan ini dinilai memiliki kedalaman pemain yang bisa membuat lawan menderita.
"Arsene [Wenger] bisa memasang Alexis Sanchez di bawah gawang dan Petr Cech di depan dan Arsenal masih tetap saja memiliki tim hebat," ujar Ranieri dalam Situs Agen Poker Domino dan Capsa Susun Online.
Leicester musim ini seringkali melakukan come back untuk meraih poin setelah tertinggal lebih dulu. Ranieri ingin hal ini tidak terjadi ketika bertemu The Gunners.
"Tidak mudah mencetak gol ketika Anda tertinggal. Saya telah mengatakan pada pemain betapa penting untuk konsentrasi penuh dalam pertandingan," paparnya.